Sebelum Putuskan Pilihan, Yuk Simak Seperti Apa Kepribadian Capres-Cawapres Menurut Ahli Jiwa

Selamat datang Ulthyme di Website Kami!

JAKARTA – Kurang dari sebulan lagi, masyarakat Indonesia akan menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu). Setidaknya ada tiga calon presiden dan wakil presiden yang akan mengikuti pemilu 2024 yang dijadwalkan pada 14 Februari 2024. Sebelum Putuskan Pilihan, Yuk Simak Seperti Apa Kepribadian Capres-Cawapres Menurut Ahli Jiwa

Jelang Pilpres 2024, ketiga calon presiden dan wakil presiden telah menjalankan serangkaian kampanye di berbagai daerah. Tak hanya itu, tiga calon presiden dan wakil presiden yang sama juga mengalami beberapa perdebatan yang selalu menarik perhatian publik. 7 Potret Rumah Baru Boiyen Bergaya American Terinspirasi Istana Andre Taulany

Di sela-sela kampanye pemilu dan debat ketiga calon presiden dan wakil presiden, para ahli memberikan pendapatnya tentang kepribadian ketiganya. Jadi gimana?

Psikiater, Dr. Lahargo Kembaren, Sp.KJ dalam acara Hidup Sehat tvOne, Senin 29 Januari 2024 menjelaskan, pemaparan atau diskusi Partai Demokrat sebenarnya merupakan cara untuk melihat visi dan misi, serta melihat kepribadian dan watak Partai Demokrat. setiap orang. kandidat untuk dipilih.

“Karena yang kita sebut kepribadian adalah penjumlahan dari sikap, pikiran, dan perilaku seseorang, yang akan mewarnai kehidupan sehari-hari dan dalam keadaan tertentu menjadi ciri khas orang tersebut,” ujarnya., bisa dilakukan dengan menggantungkan poster, leaflet atau saat perdebatan atau perlombaan, kita lihat kepribadian orang tersebut seperti apa”.

Sedangkan mengenai kepribadian narsistik, Lehargo menjelaskan, yang disebut dengan gangguan kepribadian narsistik adalah ia merasa sangat nyaman dengan dirinya sendiri, ia merasa nomor satu, ia menjadikan orang lain lebih rendah darinya. Mereka membutuhkan rasa hormat, haus akan pujian, merasa sombong, iri ketika orang lain mendapatkan lebih dari dirinya sendiri dan kurang berempati terhadap orang lain.

“Tetapi pada kenyataannya, setiap orang memiliki cukup banyak narsisme, yang kami sebut sebagai ciri kepribadian. Ini bukan gangguan kepribadian, itu hanya ciri kepribadian.”

Sementara itu, Lahargo menjelaskan perbedaan ciri kepribadian dan gangguan kepribadian. Dijelaskannya, ketika kita berbicara tentang kepribadian, kita berhadapan dengan keseluruhan hidup seseorang berdasarkan pikiran, sikap, dan perilakunya.

Menurut Lahargo, kepribadian seseorang ditentukan oleh dua hal, pertama karakternya, yang merupakan warisan genetik seperti orang tuanya, sehingga sedikit banyak mewarisi sifat-sifat tersebut.

Kata lain ditentukan oleh pengalaman hidup Anda, bagaimana Anda mengalami peristiwa hidup, bagaimana Anda menyikapi perjalanan hidup Anda. Jadi itu akan menentukan kepribadian Anda. Sebelum Putuskan Pilihan, Yuk Simak Seperti Apa Kepribadian Capres-Cawapres Menurut Ahli Jiwa

“Tipe kepribadian itu ada dua, yang pertama adalah ciri-ciri kepribadian yang hanya merupakan tanda-tanda kepribadian kita dan tidak mengganggu kehidupan kita sehari-hari. Salah satunya adalah kecanduan,” ujarnya.

Namun jika gangguan kepribadian muncul selain gejala narsisme, maka dapat menimbulkan masalah dalam hubungan dan berujung pada masalah dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pengidap narsisme disarankan untuk berkonsultasi. Masyarakat Indonesia di Turki Antusias Pilih Pemilu 2024. Tingkat Partisipasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang Memilih Pilpres Menggunakan Kotak Suara Keliling (KSK) di Izmir, Turki VIVA.co .id mencapai 109% pada 10 Februari 2024

Tulisan ini dipublikasikan di Lifestyle. Tandai permalink.