Kumpulan Ayat Alquran dan Hadis yang Mengecam Perbuatan Selingkuh

Selamat datang Ulthyme di Situs Kami!

Jakarta – Perselingkuhan merupakan musibah yang banyak menimpa pasangan suami istri. Hal ini sangat merugikan, karena dapat merusak keharmonisan rumah tangga. Bahkan tak jarang sebuah keluarga berakhir dengan perceraian karena kehadiran pihak ketiga. Kumpulan Ayat Alquran dan Hadis yang Mengecam Perbuatan Selingkuh

Islam juga mengharamkannya, bahkan orang yang berkhianat pun dapat digolongkan sebagai orang yang berkhianat. Oleh karena itu Rasulullah mengajarkan umatnya untuk menjaga pandangan agar tidak terjerumus ke dalam jurang kekafiran.

Ada banyak hadits dan ayat dalam Al-Qur’an yang berbicara tentang perselingkuhan. Karena makar adalah dosa besar, yang di dalamnya terdapat beberapa dosa besar.

Untuk menjaga keutuhan keluarga dan terhindar dari dosa makar yang berat, yuk baca kumpulan hadis dan ayat Alquran tentang makar berikut ini.

1. Penipuan adalah pengkhianatan, dan Allah membenci orang yang berkhianat. 7 Tokoh Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Beserta Peran Masing-masing

Orang yang selingkuh berarti dia selingkuh dari pasangannya. Karena orang yang berkhianat berarti diam-diam telah melanggar suatu kontrak atau kewajiban.

Pengkhianatan merupakan dosa besar yang diharamkan oleh Allah, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Yusuf ayat 52: “Allah tidak akan memberikan jalan yang lurus untuk menipu orang-orang yang berkhianat.”

Dari Abu Huraira, Rasulullah SAW bersabda: “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga: bila berbicara ia berdusta; bila berjanji ia ingkar; bila ia dipercaya. , dia berkhianat” (HR. Al Bukhari 6095). , Muslim #59)

2. Penipuan adalah awal dari kebohongan yang akan terus tercipta.

Berbohong atau tidak mengatakan kebenaran adalah dosa besar. Begitu pula dalam membina sebuah pernikahan, suami istri hendaknya bisa terbuka dan tidak menyembunyikan segala sesuatunya dari pasangannya. Allah Ta’ala bahkan mengancam tidak akan memberikan jalan yang jelas kepada orang-orang yang berbohong.

“Sesungguhnya Allah tidak akan memberikan jalan yang lurus kepada orang-orang yang melampaui batas dan pendusta.” (KS Gafir : 28)

Cuma bercanda, orang yang berbohong malah bisa diseret ke neraka. Atas wewenang Abdullah bin Masood radhiyallahu ‘anhu, Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Kamu harus jujur. Sebab kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa kepada surga. Orang yang selalu jujur ​​akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang Shidiq (orang yang sangat jujur). Dan jauhi berbohong, karena berbohong mendatangkan perbuatan fajir dan perbuatan fajir mendatangkan neraka. “Orang yang sering berbohong akan dicatat di sisi Allah sebagai kadzab (pembohong yang kuat).” (HR.Muslim #2607)

3. Pengkhianatan adalah awal dari pengkhianatan

Baik suami maupun istri harus menjaga kehormatannya dan tidak boleh menyentuh orang lain yang bukan mahramnya. Apabila seseorang melakukan perselingkuhan, berarti ia telah menjalin kemesraan dengan orang lain yang bukan pasangannya yang sah, dan hal itu termasuk perzinahan.

“Tidak boleh seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita tanpa didampingi mahramnya.” (HR. Bukhari no. 5233 dan Muslim no. 1341)

Berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahrnya saja sudah termasuk dosa, apalagi jika ada kontak fisik seperti bersentuhan. Bahkan tak jarang orang melakukan perzinahan di hotel. Tentu saja perzinahan merupakan perbuatan asusila dan dosa besar. Rasulullah SAW bersabda:

“Memukul kepala laki-laki dengan tiang besi memang lebih baik baginya dibandingkan menyentuh wanita yang tidak dibolehkan kepadanya (bukan mahramnya).” (HR. Ar Ruyani dalam Musnad, 2/227)

4. Menyontek hanya membuang-buang waktu Kumpulan Ayat Alquran dan Hadis yang Mengecam Perbuatan Selingkuh

Selingkuh tidak hanya menyakiti hati pasangannya, tapi juga terkadang merugikannya. Bukan rahasia lagi kalau orang yang selingkuh biasanya mengeluarkan uang untuk selingkuh. Padahal, harta tersebut tidak layak dibelanjakan untuk melakukan perbuatan asusila melalui perselingkuhan.

Menghabiskan harta untuk hal-hal yang tidak berguna disebut tabdir. Dalam surat Al-Isra ayat ke-27, Allah berfirman: “Sesungguhnya orang yang melakukan tabdir adalah saudara setan.”

5. Penyalahgunaan tanggung jawab

Seseorang yang berubah, padahal sudah berkeluarga, dianggap menelantarkan keluarganya. Sebagai seseorang yang sudah memiliki keluarga, ia perlu lebih fokus untuk memberikan perhatian kepada keluarganya dan membahagiakan mereka.

Rasulullah SAW bersabda: “Cukuplah manusia berbuat dosa jika ia mengabaikan orang-orang yang menjadi sandarannya.” (HR. Abu Dawud No. 1692) Terungkap alasan suami selingkuh karena suka menyewa PSK. Pengkhianatan sungguh tidak bisa diterima. Namun sayangnya hal ini sering terjadi, terutama di rumah. Lalu apa yang membuat suami selingkuh? Ulthyme 30 Januari 2024

Tulisan ini dipublikasikan di Edukasi. Tandai permalink.